BRMP Kalimantan Barat

Identifikasi Layu Cabai

Dashboard Diagnosis

0 / 8 gejala
Layu Fusarium (F. oxysporum)
β€”
Layu Bakteri (R. solanacearum)
β€”

Pilih gejala di bawah untuk memulai diagnosis ↓

πŸ“‹ Cara Menggunakan β–Ό

1. Amati tanaman cabai yang menunjukkan gejala layu.

2. Pilih kondisi yang paling sesuai pada setiap kategori gejala di bawah.

3. Persentase dan kesimpulan diperbarui otomatis setelah setiap pilihan.

4. Kategori Uji Ooze memiliki bobot tertinggi β€” lakukan untuk hasil paling akurat.

⚠️ Alat ini bersifat panduan lapangan, bukan pengganti diagnosis laboratorium resmi.

⏱️

Kecepatan Layu

bobot 3

Seberapa cepat gejala layu muncul sejak tanaman pertama kali terlihat tidak sehat?

πŸƒ

Warna Daun Saat Layu

bobot 3

Amati warna daun β€” terutama saat tanaman baru mulai menunjukkan gejala layu:

πŸ”

Pola Penyebaran Layu

bobot 2

Perhatikan bagaimana layu menyebar pada tanaman:

🌿

Kondisi Batang

bobot 2

Periksa batang bagian bawah (pangkal) tanaman yang terinfeksi:

🌱

Kondisi Akar

bobot 2

Cabut tanaman perlahan β€” amati sistem akar secara langsung (opsional, sangat dianjurkan):

πŸ”ͺ

Bedah Batang (Irisan Melintang)

bobot 3

Potong batang secara melintang di pangkal β€” perhatikan warna jaringan pembuluh (xilem):

πŸ”¬

Uji Ooze

Bobot 5 Β· Paling Definitif

Potong batang 5–10 cm dari pangkal β†’ celupkan ke gelas berisi air jernih β†’ diamkan 1–5 menit β†’ amati:

🌑️

Kondisi Lingkungan

bobot 1

Kondisi lingkungan dominan saat gejala pertama kali muncul:

πŸ“Š Tabel Perbandingan Cepat β–Ό
Gejala Fusarium Bakteri
Kecepatan layuLambat (hari–minggu)Cepat (1–3 hari)
Warna daunMenguningTetap hijau ⚑
Pola layuAsimetrisSeluruh tanaman
Busuk akarKering, rapuhBasah, berlendir
Warna xilemTidak merataMerata melingkar
Uji Ooze πŸ”¬NEGATIF (jernih)POSITIF (lendir)

Punya masukan atau pertanyaan? Beri tahu kami

Disusun oleh BRMP Kalimantan Barat

Ref: Agrios GN (2005) Plant Pathology 5th Ed. Β· Hayward AC (1991) Ann Rev Phytopathol
CABI Crop Protection Compendium Β· BALITSA Indonesia